AKU TAK INGIN…

bismillah

(Terjemahan puisi: “Istemem” karya Sultan Mehmet Fatih (QS) -Khusus buat Nabi (asws))

AKU TAK INGIN

Apa yang harus ku lakukan dengan mawar yang tak mewangi sepertimu,
apa yang harus ku lakukan ketika musim bunga tanpamu?
Apa yang harus ku lakukan dengan terbitnya mentari tanpa mu,
apa yang harus ku lakukan dengan dunia tanpa mu?

Aku tak ingin hujan yang turun tanpa menyentuh kulit mu,
Aku tak ingin kedinginan hembusan bayu yang tak membelai sukmamu,
Kalaupun bintang harus bersinar, biarlah sinarnya memancar darimu,
Aku tak ingin bintang yang bergemerlap tanpa kasih sayangmu di langit malam

Jika si Bulbul ingin menyanyi, nyanyikan bait demi bait untuk mengingati mu,
Aku tak ingin mendengar nyanyian bulbul yang tak bertemakan tentang dirimu.
Jika kau menjadi penyebab kepada sebuah kerinduan,
biarlah kerinduan itu membakar kamar hati ku.

Aku tak ingin tanah asing yang tak bisa menyatukan diriku dengan dirimu
Aku tak ingin tanah pertiwi dimana diriku dan dirimu tak bisa menyatu.
Ku relakan api cintamu membara membakar jiwaku,
takkan padam untukmu selamanya.
Jika hatiku melebur menjadi abu tapi bukan kerna cintamu,
aku tak inginkan hati itu, aku tak inginkan api itu, aku tak inginkan bara itu!

Oasis tanpa bayanganmu hanya fatamorgana yang dimiliki Arab badawi.
Aku dambarkan padang gurunmu, aku tak ingin pada airnya
Jika jejakku akan berakhir padamu, akan ku teruskan langkah tanpa henti,
Aku tak ingin menapaki jejak yang tak berakhir padamu. Aku tak ingin melaluinya.

Aku hamba yang rela, beranting-anting di daun telinga.
Seribu Sinai kan ku lalui segera untuk menakluki takhta hatimu
Selagi hasrat tak mampu dimiliki, apakah arti semua ini?

Aku tak ingin Fetih (Penaklukan) ini. Aku tak inginkan Mesir. Aku tak inginkan dunia.
Aku Sultan Fatih. Di hadapan Istanbul aku berdiri.
Akan ku bakar seluruh kota hanya demi melihat senyumanmu.
Apa arti sebuah Kesultanan yang tak mengundang senyuman di raut wajah mu?
Aku tak inginkan Istanbul.

Aku Yunus yang aneh, menulis tentang dirimu, membakar untuk mu.
Aku tak ingin pena tanpa cintamu, aku tak inginkan kertas.
Aku adalah negara mu, kau adalah tuanku.
Aku tak ingin bertuan jika tidak pada dirimu,
Aku tak ingin kekasih jika bukan kekasih di hatimu

-Fatih Sultan Mehmet (ks)

This entry was posted in OsmanliJB. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s